Langsung ke konten utama

DEFINISI SAHABAT



Ini bukan sebuah puisi, juga bukan sebuah cerita pendek. Hanya serangkaian kata-kata definisi sahabat dari aku, seorang cewek bernama lengkap Marta Lolyta, yang biasa dipanggil Tata, yang tak pernah merasakan arti sejati seorang sahabat. Maaf, jika da kata-kata yang nggak enak di hati. Happy Reading.

SAHABAT

Sahabat adalah mereka yang selalu bilang “PASTI BISA” saat semua oang bilang “NGGAK AKAN BISA”

Sahabat adalah orang yang akan selalu kuatin kita, di saat semua orang berusaha membuat kita down

Sahabat adalah dia yang selalu meluk kita, di saat kita sedang rapuh

Sahabat adalah dia yang selalu punya seribu kalimat motivasi saat kita memiliki seratus kalimat keluhan




Sahabat adalah dia yang selalu genggam tangan kita saat kita lemah

Sahabat adalah dia yang nggak segan marahin kita, bahkan nonjok kita, di saat kita berbuat salah

Sahabat adalah dia yang menghapus air mata kita, saat kita menangis

Sahabat adalah dia yang nggak akan bertanya “kenapa” saat kita dirundung masalah tapi dia akan ucapin kata-kata motivasinya dengan tulus

Sahabat adalah dia yang akan selalu memberikan yang terbaik buat sahabatnya

Semua itu adalah definisi sahabat dari aku, eum, tepatnya dari novel. Kenapa dari novel? Yah, alasannya cuma satu, aku nggak pernah punya sahabat. Ta[pi, di setiap aku memulai hari baruku, aku selalu berharap bisa mendapatkan seorang sahabat yang seperti aku katakan di atas. 
Pesenku buat kalian dan juga aku sendiri ::

Jangan cuma menerima kata “PASTI BISA dari sobat kita, tapi coba untuk mengatakannya ke dia

Jangan cuma mau dipeluk, tapi coba untuk memberi sebuah pelukan pula untuknya

Jangan cuma mau diterima dan nggak ditinggalin, tapi coba untuk menerima dan nggak ninggalin juga

Jangan cuma mau punya seratus kalimat keluhan, tapi coba untuk memiliki seribu kalimat motivasi untuknya

Jangan cuma mau digenggam, tapi coba genggam dia saat dia rapuh

Jangan cuma mau dimarahin dan ditonjokin saat kita salah, tapi coba untuk marahin dan tonjokin dia saat dia salah

Jangan cuma mau dihapus air matanya, tapi coba untuk menghapus air matanya juga

Jangan berkata “kenapa” saat dia ada masalah, tapi coba untuk ucapkan kalimat motivasi untuknya

Jangan cuma mau menerima yang terbaik, tapi coba untuk member yang terbaik pula untuknya

GBU all ^_^

Postingan populer dari blog ini

[DRABBLE] : DON’T SICK AGAIN, YO… Pagi itu, saat upacara bendera, aku melihatnya yang tiba-tiba berlari. Semua mata menatap dirinya yang memucat. Ya ampun, dia kenapa? Aku pun memutuskan untuk mengikutinya. Dan ternyata, dia berlari ke arah toilet. Toilet cowok.
Sesampai di toilet, aku bias mendengar suara orang muntah, yang kuyakini adalah dirinya. Sesekali terdengar batuk yang keras dan rintihan menahan rasa sakit. Aku harus masuk dan melihatnya. Aku sudah tidak peduli dengan status tempat ini yang bernama ‘toilet cowok’.

[Cerpen] Biakan Aku Pergi

Biakan Aku Pergi
#Ini pengganti yang ‘The Last Valentine’. Kenapa aku ganti? Karna feel cerita yang judulnya itu udah ga ada lagi. udah memudar *cielah bahasa gue—a* Ini aku pake CakShil kok, tenang, masih menuhin request’an Kakak Nia Sumiati tercintah *eh! Dan masih sesuai request’an kok. So, mending lanjut aja yaa... Happy reading, don’t forget to comment and give your thumbs, right!#
“Aku mau kita putus.”ucap Cakka pada Shilla.
“Putus? Kenapa?”tanya Shilla sambil menatap Cakka dalam, berusaha mencari kebohongan di manik mata Cakka, tapi nihil.
“Aku udah ga nyaman sama kamu.”jawab Cakka.
“Gitu?” “Iya.”jawab Cakka –lagi-
“Oke, kita putus.”ujar Shilla lalu beranjak dari kursinya, berniat pergi dari cafe.
Cakka mengusap wajahnya saat punggung Shilla mulai menghilang dari pandangannya. Dadanya terasa terhimpit saat mengatakan kata ‘putus’ tadi. Jujur saja, semuanya yang ia ucapkan tadi adalah bohong belaka. Cakka masih sangat menyayangi Shilla, dan masih nyaman di sebelah Shilla. Tapi C…