Langsung ke konten utama

[FANFICT KOREA] I’m Gonna Miss You, Oppa


Title : I’m Gonna Miss You, Oppa
Cast : Me as Kim Eun Rim ; Yesung Super Junior as himself and my Oppa ; and other

 *Entah apa namanya ini, drabble terlalu panjang, oneshoot terlalu pendek. mungkin ini cuma curhatanku karena galau pas tau kalo taun ini Yesung Oppa wamil. Ga banyak omong deh, cekidot!

Pagi ini aku terbangun dengan sangat malas. Aku benar-benartidak bersemangat hari ini. Bagaimana tidak, Oppa kesayanganku akan pergi wamilhari ini, dan dapat dipastikan, aku tidak akan menemuinya selama dua tahun.Aaaa, aku tidak bisa membayangkan dua tahun tanpa Yesung Oppa.

Yah, Oppa-ku bernama Yesung, atau Kim Jong Woon. Memberboyband ternama saat ini, Super Junior. Namja dengan kepala besar tetapibersuara emas, kkk~. Ah iya, namaku Kim Eun Rim, kalian bisa menyapaku Rimmie. Tapiselain Yesung Oppa, aku juga masih memiliki Jongjin Oppa, Oppa-ku yang kedua.Tetapi, Jongjin Oppa tinggal di Daegu bersama Haraboeji. Jadi aku lebih dekatdengan Yesung Oppa.

“Rimmie-ya, kajja. Kita tidak boleh terlambat mengantarOppa-mu ke kamp.”ujar Eomma saat aku duduk diam di
ruang keluarga.

“Eomma, aku tak usah ikut saja, ne... Aku pasti tidak akankuat melepas Yesung Oppa...”jawabku sambil merajuk.

“Tidak bisa, chagi. Kau harus ikut. Oppa-mu yangmemintanya.”jawab Eomma.
Aku mendengus kesal. “Aaah, ne ne ne. Aku ikut.”



Aku pun mengikuti Eomma dan Appa masuk ke dalam mobil. Kaliini, Appa yang menyetir, aku tidak mungkin menyetir dengan suasana hati sepertiini. Aku pun mencari-cari kegiatan untuk mengurangi rasa bosanku di mobil.Biasanya, jika pergi ke mana-mana, ada Yesung Oppa yang membuat aku tidakbosan.

Tapi, bukannya berkegiatan, aku malah terdiam dan membiarkaningatanku tentang Yesung Oppa mengalir. Aku mengingat saat aku pertama kalimenaiki sepeda dan terjatuh, bukan aku yang menangis, tapi malah Yesung Oppa.Aku juga ingat, saat Yesung Oppa diberitaukan pertama kali masuk ke SM, Oppaterlihat sangat senang.
Aku mengingat saat kami berdua pergi ke Jeju bersamaKyuhyun dan Wookie Oppa.

Saking asyiknya bermain dengan ingatanku, aku tak sadar bilasudah sampai di kamp. Aku melihat sekelilingku. Kamp sudah sangat penuh denganELF dan Clouds yang ingin mengantar Oppa. tak ketinggalan juga, Oppadeul.Mereka datang ber-sembilan, bersama Kibum Oppa. Aku pun turun dan berjalanmendekati Yesung Oppa yang sudah memangkas rambutnya hingga cepak.

Aigoo, kepalanya jadi terlihat semakin besar. Kkk~

“Kau datang rupanya, Rimmie...”ujar Yesung Oppa,mengagetkanku yang sedang memandangi rambutnya.
Aku mendengus kesal. “Aku tak ingin datang sebenarnya, tapikarena Eomma dan kau memaksa, ya sudahlah, aku menurut.”

Yesung Oppa terkekeh lalu mengacak rambutku. Ah, aku pastimerindukan moment ini. “Kau ini. Apa mengantarku untuk mengabdi pada negara takmau?”

Aku memeluknya cepat setelah kata-katanya usai “Pabo! Akubukannya tak mau! Aku hanya...hanya belum siap melepasmu masuk ke dalamsana...”

Yesung Oppa kembali terkekeh,“Aigoo... Saeng Oppa yangcantik ini belum bisa melepas Oppa rupanya? Rimmie-ya, Oppa hanya pergisebentar, hanya dua tahun. Itu tidak lama, chagi...”ujar Yesung Oppa.

“Dua tahun itu lama, Oppa! Hiks...”jawabku dengan terisak,air mataku mulai mengalir.

“Uljima, ne? Oppa pergi bersama SuJu berbulan-bulan saja kautak sesedih ini. Oppa hanya sebentar, anggap
saja sekarang Oppa sedang sibukdengan SuJu, arra?”kata Yesung Oppa.

“Berbeda Oppa! Saat kau konser, aku masih bisa mendengarsuaramu, melihat wajahmu. Kalau sekarang, jelas
berbeda!”bantahku.

“Kau kan bisa menjenguk Oppa di sini jika kau tak sibuk,ne?”balas Yesung Oppa.

“Tapi, sama saja. Siapa yang akan menyanyikan lagu-laguballad untukku? Siapa yang akan memarahiku jika aku bersalah? Siapa yangakanmembelaku jika aku dimarahi Appa?”cecarku.

Oppa melepas pelukanku, lalu menatapku dengan lembut.“Rimmie, jika kau ingin mendengar lagu ballad, masih ada Kyu dan Wookie yangbisa menyanyikannya untukmu...” “Benar. Suaraku juga tak kalah bagus dengankura-kura ini.”sahut Kyuhyun. Ish, dasar evil! Lihat saja, aku akanmembalasnya.

Yesung Oppa tidak membalas Kyuhyun, ia melanjutkankalimatnya. “Ada Jongjin yang akan menjagamu, dia akan datang dan tinggal disini. Tapi kau tetap harus mandiri, Saeng. Ingat, jangan nakal dan membuat Appamarah, arrachi?”

Aku mengangguk sambil masih terisak. “Tapi Oppa...”
Yesung Oppa memotong ucapanku dengan meletakkan telunjuknyadi bibirku. “Everything is gonna be okay, Rimmie-ya...”

Aku merasa air mataku menderas kembali. Aku memeluk YesungOppa lagi dan Yesung oppa membalas pelukanku sekilas. Lalu melepaskanku lagi.Oppa, biarkan sebentar saja, kita tidak akan berpelukan selama dua tahun kedepan!

“Hey, uljima... Kau jelek jika menangis! Oh ya, Wookie, akutitip Rimmie padamu. Jangan biarkan dia dekat-dekat dengan Evil, ne?”ucapYesung Oppa, kali ini kepada Wookie Oppa.

“Yak yak yak! Siapa yang evil?”protes Kyuhyun.

Aku terkekeh kecil mendengar protesan evil itu. Rasakan,Yesung Oppa sudah membalasmu. “Oppa, I’m gonna miss you!”

“I’m gonna miss you too, Saengie. Ya sudah, Oppa masuk, ne?Jaga dirimu baik-baik.”ucap Yesung Oppa.

“Ne, Oppa.”jawabku.

Yesung Oppa tersenyum lalu mengecup keningku. Setelah itu iamenghadap Appa dan Eomma, lalu menghadap
ke lautan ELF dan Clouds. Setelahmembungkuk 90 derajat, Yesung Oppa berbalik dan melangkah masuk ke kamp dengangagah. Dan perlahan, pelataran kamp ini menyepi. Kini tinggal aku, Kyuhyun, danWookie Oppa.

“Rimmie, kajja, kita pulang...”ajak Kyuhyun Oppa sambilmenarikku pergi.

Aku menarik tanganku, menolak mengikutinya. “Kau lupa pesanYesung Oppa barusan?”hardikku.

“Pesan? Pesan yang kau harus dewasa dan tidak manja? Tentuaku ingat...”jawab Kyuhyun Oppa.

“Kau ini... Tentu saja pesan agar Rimmie tidak dekat-dekatdenganmu, Evil!”sahut Wookie Oppa, dan aku melihat Kyuhyun mempoutkan wajahnya.Aah, so cute!

“YAK! Pesan gila seperti itu tak perlu dihiraukan!!”teriakKyuhyun saat aku dan Wookie Oppa sudah agak jauh darinya.

Aku terkekeh sambil terus berjalan bersama Wookie Oppa.Wookie Oppa juga tertawa mendengar teriakan kekanakan maknaenya itu.

“YAK! Rimmie-ya! Dengarkan aku! Aku namjachingumu!!Rimmie!!”suara evil itu terdengar kembali, kali ini disertai omelan-omelan.

Dalam hati aku tertawa evil. Siapa suruh menghina Oppa-kuseperti tadi. Rasakan kau, EVIL!

=END=

*Maaf banget kalo ga sesuai harapan yaaa, ini dibuat karena lagi galau pas SS5Seoul kemarin sehabis denger kalo itu stage terakhir Yesung Oppa taun ini. Sumpah, ga rela banget Yesung Oppa wamil taun ini :( At least, jangan lupa say something about this story, right? Gamsahamnida :)

Postingan populer dari blog ini

[DRABBLE] : DON’T SICK AGAIN, YO… Pagi itu, saat upacara bendera, aku melihatnya yang tiba-tiba berlari. Semua mata menatap dirinya yang memucat. Ya ampun, dia kenapa? Aku pun memutuskan untuk mengikutinya. Dan ternyata, dia berlari ke arah toilet. Toilet cowok.
Sesampai di toilet, aku bias mendengar suara orang muntah, yang kuyakini adalah dirinya. Sesekali terdengar batuk yang keras dan rintihan menahan rasa sakit. Aku harus masuk dan melihatnya. Aku sudah tidak peduli dengan status tempat ini yang bernama ‘toilet cowok’.

[Cerpen] Biakan Aku Pergi

Biakan Aku Pergi
#Ini pengganti yang ‘The Last Valentine’. Kenapa aku ganti? Karna feel cerita yang judulnya itu udah ga ada lagi. udah memudar *cielah bahasa gue—a* Ini aku pake CakShil kok, tenang, masih menuhin request’an Kakak Nia Sumiati tercintah *eh! Dan masih sesuai request’an kok. So, mending lanjut aja yaa... Happy reading, don’t forget to comment and give your thumbs, right!#
“Aku mau kita putus.”ucap Cakka pada Shilla.
“Putus? Kenapa?”tanya Shilla sambil menatap Cakka dalam, berusaha mencari kebohongan di manik mata Cakka, tapi nihil.
“Aku udah ga nyaman sama kamu.”jawab Cakka.
“Gitu?” “Iya.”jawab Cakka –lagi-
“Oke, kita putus.”ujar Shilla lalu beranjak dari kursinya, berniat pergi dari cafe.
Cakka mengusap wajahnya saat punggung Shilla mulai menghilang dari pandangannya. Dadanya terasa terhimpit saat mengatakan kata ‘putus’ tadi. Jujur saja, semuanya yang ia ucapkan tadi adalah bohong belaka. Cakka masih sangat menyayangi Shilla, dan masih nyaman di sebelah Shilla. Tapi C…